KEGALAUANKU
HIDUP DI KOTA SURABAYA
Oleh:
Nurul Hidayah
Selama
tinggal di Surabaya, aku sering merasakan pikiran kacau tidak karuan. Kecakacauan
pikiran ini, sering kali disebabkan oleh panasnya cuaca. Karena panas cuaca ini
dapat membuat badan serasa tidak tenang, dengan ketidak tenanngan ini,
terjadilah kegalauan yang menimpa diriku.
Dengan
kacaunya pikiranku ini, membuat tidurku tidak nyenyak. Makanya sering kali
untuk menghilangkan kecauan pikiranku ini, aku mengajak teman-temanku di kos
untuk nyangkruk atau ngopi bareng. Ketika nyangkruk atau ngopi bareng
kegalauanku sedikit terobati. Akan tetapi, setelah selesai nyangkruk terkadang
pikiran kacau atau galau ini muncul lagi.
Kegalauan
ini juga sering membuatku jarang tidur pada malam hari. Biasanya baru bisa tidur
setelah sholat shubuh. Dengan demikian, selama aku hidup di Surabaya tidurku
tidak teratu. Apalagi, aku di Surabaya ini merupakan salah satu mahasiswa di
IAIN sunan ampel Surabaya. Jadi, karena aku seorang mahasiswa, aku harus masuk
kuliah sesuai jadwal yang ditentukan oleh kampus. Masuk kuliahku di IAIN sunan
ampel Surabaya ini, terkadang dari pagi sampai sore, tentunya aku juga jarang
tidur siang. Apalagi jurusanku, merupakan jurusan yang paling banyak tugas di
antara jurusan lain yang ada kampuku ini.
Kekurangan
tidur yang aku alami ini, membuat kepalaku terasa berat seoalah-seolah ditimpa beban
yang berat sekali. Karena terasan berat kepalaku ini, aku jadi serba malas. Dengan
demikian, walaupu statusku mahasiswa, aku malas untuk belajar dan keluar kamar.
Jadi, walaupu aku sudah lumayan lama tinggal di kota Surabaya ini, aku masih
kurang pengalaman.
Bersambung,,,,,,,,,